Rasanya Malam Pertama Bagi Wanita

Rasanya malam pertama bagi wanita - Banyak wanita resah bahwa malam pertama mereka pasti terasa menyakitkan. Benarkah seperti itu? Untuk mengetahuinya, simak beberapa hal yg bisa terjadi ketika malam pertama berikut dibawah ini.

Tidak Senantiasa Sukses
Karena kenyataannya baru pertama kali melakukan, wajar apabila hubungan private malam pertama tak berjalan semulus yg dibayangkan. Contohnya pria ternyata mengalami pengeluaran dini atau wanita yg tidak mampu meraih puncak. Namun semua itu bukan kesalahan kalian ataupun pasangan. Semuanya wajar & tetaplah berusaha agar rileks sambil menikmati suasana mesra bersama pasangan.

Memang Sakit
Untuk wanita, hubungan bercinta untuk pertama kalinya memang menyakitkan. Tapi jangan terlalu mengkhawatirkan hal tersebut. Ketakutan akan rasa sakit dapat menghancurkan suasana. Sebaiknya kalian berusaha agar merasa nyaman & melakukannya perlahan-lahan. Sedikit demi sedikit, rasa sakit itu akan berubah menjadi kenikmatan.

Berdarah
Wanita yg mengalami pendarahan ketika bercinta untuk yg pertama kalinya selalu dikira masih gadis. Sebab selaput dara robek karena penetrasi dari pasangan. Sebenarnya bisa saja selaput darah sebelumnya sudah robek saat berolahraga jadi tidak ada pendarahan saat bercinta pertama kalinya.

Alat Pengaman
Jika mau menunda hadirnya keturunan, pasangan selalu menggunakan pengaman untuk bercinta yg pertama kalinya. Tapi tahukah kalian, alat pengaman tidak sepenuhnya dapat berhasil mencegah kehamilan.

Itulah sejumlah hal rasanya dan kejadian ketika bercinta untuk pertama kalinya.

Agar Malam Pertama "Berjuta" Rasanya

Untuk pasangan yg baru saja menikah, malam pertama jadi momen paling mendebarkan, dan juga paling dinanti. Tidak heran apabila akhirnya malam pertama jadi ritual dengan sensasi berjuta rasa. Kenapa demikian?

Malam pertama merupakan puncak dari ritual pernikahan, akhirnya kebanyakan perempuan menilainya seperti system reward di dalam otaknya. Hal tersebut terjadi karena secara emosional perempuan lagi merasa benar-benar bahagia jadinya tubuh memproduksi hormon yg melahirkan rasa bahagia, dopamine & epinepherin di dalam jumlah besar.

Nah, supaya kalian mendapatkan pengalaman yg berkesan & tidak terlupakan, kuncinya ada di suami, jangan sampai dia menyepelekan proses bercinta pada malam pertama. Karena, suami mesti berusaha menghadirkan suasana yg romantis & perasaan yg nyaman untuk kalian.

Kemudian bagaimana sih menciptakan pengalaman bercinta pada malam pertama yg sensasional? Ada 2 hal yg menentukan kebahagiaan seorang perempuan pada malam pertama, pemanasan & posisi bercinta yg tepat sasaran.

Dikarenakan malam pertama merupakan momen pertama perempuan bercinta, maka suami dianjurkan agar memperlama sesi pemanasan. Durasi pemanasan yg intens akan membakar gairah perempuan semakin dahsyat, sehingga produksi cairan di Miss Cherry juga terstimulasi dengan bagus. Saling menyentuh dengan berpelukan & beradu bibir akan memancing sensasi buat melanjutkannya ke "pergelutan" bersama.

Setelah prosesi pemansan dilalui dengan sukses, kini beranjak ke tahap berikut yg paling ditunggu-tunggu, yakni menu utama. Di tahap ini kalian jangan terlalu gelisah & khawatir, disarankan menggunakan posisi woman on top. Sebab, posisi tersebut bisa mengontrol kedalaman penetrasi pasangan ketika sedang "bergerilya". Bukan hanya itu, posisi tersebut juga memungkinkan perempuan mengendalikan & mengatur ritme bercintanya.

Baca Juga :
Tanda Tanda Akan Melahirkan Anak Pertama

Usahakanlah agar rileks, jangan panik, & terlalu banyak berfikir. Ingat saja, pasangan mencintai kalian apa adanya, sudah pasti dia akan memberikan kenyamanan & kebahagiaan kepada kalian. Rasa takut malah akan membuat kalian sulit menikmati malam pertama, alhasil gairah pun jadi terganjal. Sebetulnya merasa gelisah pada malam pertama merupakan sesuatu yg wajar. Dan itu, sudah menjadi tugas suami buat menenangkan kalian supaya tercipta kebahagiaan yg mutual.
Rasanya malam pertama bagi wanita - Banyak wanita resah bahwa malam pertama mereka pasti terasa menyakitkan. Benarkah seperti itu? Untuk mengetahuinya, simak beberapa hal yg bisa terjadi ketika malam pertama berikut dibawah ini.

Tidak Senantiasa Sukses
Karena kenyataannya baru pertama kali melakukan, wajar apabila hubungan private malam pertama tak berjalan semulus yg dibayangkan. Contohnya pria ternyata mengalami pengeluaran dini atau wanita yg tidak mampu meraih puncak. Namun semua itu bukan kesalahan kalian ataupun pasangan. Semuanya wajar & tetaplah berusaha agar rileks sambil menikmati suasana mesra bersama pasangan.

Memang Sakit
Untuk wanita, hubungan bercinta untuk pertama kalinya memang menyakitkan. Tapi jangan terlalu mengkhawatirkan hal tersebut. Ketakutan akan rasa sakit dapat menghancurkan suasana. Sebaiknya kalian berusaha agar merasa nyaman & melakukannya perlahan-lahan. Sedikit demi sedikit, rasa sakit itu akan berubah menjadi kenikmatan.

Berdarah
Wanita yg mengalami pendarahan ketika bercinta untuk yg pertama kalinya selalu dikira masih gadis. Sebab selaput dara robek karena penetrasi dari pasangan. Sebenarnya bisa saja selaput darah sebelumnya sudah robek saat berolahraga jadi tidak ada pendarahan saat bercinta pertama kalinya.

Alat Pengaman
Jika mau menunda hadirnya keturunan, pasangan selalu menggunakan pengaman untuk bercinta yg pertama kalinya. Tapi tahukah kalian, alat pengaman tidak sepenuhnya dapat berhasil mencegah kehamilan.

Itulah sejumlah hal rasanya dan kejadian ketika bercinta untuk pertama kalinya.

Agar Malam Pertama "Berjuta" Rasanya

Untuk pasangan yg baru saja menikah, malam pertama jadi momen paling mendebarkan, dan juga paling dinanti. Tidak heran apabila akhirnya malam pertama jadi ritual dengan sensasi berjuta rasa. Kenapa demikian?

Malam pertama merupakan puncak dari ritual pernikahan, akhirnya kebanyakan perempuan menilainya seperti system reward di dalam otaknya. Hal tersebut terjadi karena secara emosional perempuan lagi merasa benar-benar bahagia jadinya tubuh memproduksi hormon yg melahirkan rasa bahagia, dopamine & epinepherin di dalam jumlah besar.

Nah, supaya kalian mendapatkan pengalaman yg berkesan & tidak terlupakan, kuncinya ada di suami, jangan sampai dia menyepelekan proses bercinta pada malam pertama. Karena, suami mesti berusaha menghadirkan suasana yg romantis & perasaan yg nyaman untuk kalian.

Kemudian bagaimana sih menciptakan pengalaman bercinta pada malam pertama yg sensasional? Ada 2 hal yg menentukan kebahagiaan seorang perempuan pada malam pertama, pemanasan & posisi bercinta yg tepat sasaran.

Dikarenakan malam pertama merupakan momen pertama perempuan bercinta, maka suami dianjurkan agar memperlama sesi pemanasan. Durasi pemanasan yg intens akan membakar gairah perempuan semakin dahsyat, sehingga produksi cairan di Miss Cherry juga terstimulasi dengan bagus. Saling menyentuh dengan berpelukan & beradu bibir akan memancing sensasi buat melanjutkannya ke "pergelutan" bersama.

Setelah prosesi pemansan dilalui dengan sukses, kini beranjak ke tahap berikut yg paling ditunggu-tunggu, yakni menu utama. Di tahap ini kalian jangan terlalu gelisah & khawatir, disarankan menggunakan posisi woman on top. Sebab, posisi tersebut bisa mengontrol kedalaman penetrasi pasangan ketika sedang "bergerilya". Bukan hanya itu, posisi tersebut juga memungkinkan perempuan mengendalikan & mengatur ritme bercintanya.

Baca Juga :
Tanda Tanda Akan Melahirkan Anak Pertama

Usahakanlah agar rileks, jangan panik, & terlalu banyak berfikir. Ingat saja, pasangan mencintai kalian apa adanya, sudah pasti dia akan memberikan kenyamanan & kebahagiaan kepada kalian. Rasa takut malah akan membuat kalian sulit menikmati malam pertama, alhasil gairah pun jadi terganjal. Sebetulnya merasa gelisah pada malam pertama merupakan sesuatu yg wajar. Dan itu, sudah menjadi tugas suami buat menenangkan kalian supaya tercipta kebahagiaan yg mutual.


    Baca Juga :


Kategori : Kesehatan, Malam Pertama, Rasanya Malam Pertama Bagi Wanita

Terimakasih sudah membaca Rasanya Malam Pertama Bagi Wanita. Jangan lupa untuk berbagi...


Back To Top